Pj. Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM Pimpin Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Raden Inten Kalianda. Rabu(28/10). (befo-ziz/str)

Pj. Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM saat menyerahkan cinderamata kepada Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Jeni Jayusman, S.Sos WK DPRD Kota Tasikmaaya di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan. Rabu(28/10)02.  (befo-ziz/str)

Befo, KALIANDA - Kepolisian Resor Lampung Selatan menggagalkan pengiriman 790 kilogram ganja asal Aceh yang hendak dikirim ke Merak, Banten. Dua tersangka kurir dan pemilik kendaraan yang mengangkut ganja berhasil ditangkap. Rabu (28/10). (aka)

Salah seorang tersangka kurir ganja digiring polisi ke ruang periksa. (aka)

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian (kiri) memperlihatkan barang bukti ke para Jurnalis. (aka)

Dua orang tersangka pembawa ganja dihadapkan (baju hitam) ke para Jurnalis saat jumpa pers pengungkapan 790 kilogram ganja asal Aceh dihalaman Mapolres Lampung Selatan, Rabu (28/10). (aka) 

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian (paling kiri) memperlihatkan barang bukti ganja dalam paket satu kilogram kepada para jurnalis. (aka)

Dua orang tersangka pembawa ganja (baju hitam) pembawa 790 kilogram ganja asal Aceh saat hendak dibawa masuk oleh polisi ,Rabu (28/10). (aka)

Befo, BELITUNG - Tiap bulan Oktober warga Dusun Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, melaksanakan tradisi ritual unik. yakni berupa melepaskan perahu kecil berisi sesajian ke tengah laut, atau yang disebut dengan nama Muang Jong. Untuk mengantar perahu kecil tersebut ratusan warga dan tamu dari berbagai daerah ikut serta mengiringinya menggunakan puluhan kapal nelayan. Hal tersebut merupakan tradisi orang laut Belitung, yang dikenal dengan nama suku sawang, atau suku laut. Tradisi ini merupakan bentuk syukur dan harapan para nelayan akan keselamatan dalam mengais rezeki dilautan.

Dipimpin oleh kepala suku laut, serangkaian yang dilaksanakan selama beberapa hari oleh seluruh masyarakat suku sawang. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam cerita tutur setempat. Menurut kepala Suku Laut, Selamat, muang jong di Desa Keciput pertama kali digelar pada tahun 1941 yang dilaksanakan setip bulan Oktober menjelang musim angin barat datang. Menurut ceritanya ketika itu roh-roh jahat penghuni pantai Telok Limau murka dan merusak keperkampungan. karena peristiwa itu, warga akhirnya menggelar ritual Muang Jong.

Sebelum muang jong digelar bagi kaum wanita bertugas membuat makanan khas Belitung, yakni sayur umbut kelapa, pais ikan, tumis kerang pucai, sambal serai dan lain-lain, untuk disantap bersama. Orang Belitung menyebutnya dengan nama makan bedulang di akhir acara. Sedangkan untuk kaum laki-laki bertugas membuat perahu kecil serta menghias dan mengisi sesajian kedalamnya. setelah semuanya selesai, Kepala suku sawang terlebih dahulu melakukan doa, setelah serangkaian doa ritual selesai, puluhan kapal nelayan yang membawa warga dan tamu wisatawan dari berbagai daerah ikut serta mengiringinya untuk mengabadikan momen tahunan ini.

Sesudah perahu kecil yang berisi sejian dilepaskan ke tengah laut, barulah kepala suku dan para warga lainya kembali ke tepi pantai Tanjung Kelayang dan menuju Pendopo. Untuk menutup acara tersebut, ratusan warga bersama-sama makan bedulang sebanyak seratus dulang yang per dulang bisa disantap untuk empat orang. (sangga setiawan)

Para lelaki mempersiapkan perahu kecil yang akan diisi sesaji. (sangga setiawan)

Para ketua suku merapalkan doa sebelum melepas sesaji. (sangga setiawan)

Para seniman menabuh gendang mengiringi persiapan pelepasan sesaji. (sangga setiawan)

Wisatawan menyaksikan persiapan pelepasan sesaji di pinggir pantai. (sangga setiawan)

Para lelaki nengangkat perahu sesaji untuk dilarung ke laut. (sangga setiawan) 

Perahu nelayan mengiringi perahu sesaji yang dibawa ke tengah laut. (sangga setiawan)

Perahu nelayan mengiringi perahu berisi sesaji yang akan dilepas ditengah laut. (sangga setiawan)

Para lelaki memegang perahu berisi sesaji yang siap untuk dilarung ke laut. (sangga setiawan)


Perahu sesaji dilarung ke laut oleh para lelaki. (sangga setiawan)

Perahu berisi sesaji dilepas di laut. (sangga setiawan)

Pimpinan suku dan para lelaki berdoa usai melepas perahu berisi sesaji. (sangga setiawan)

Wisatawan dan warga desa makan bersama usai melepas perahu sesaji. (sangga setiawan)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Ir. Sutono, MM saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, di Aula Krakatau Pemkab setempat, Senin (26/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Orientasi Penyusunan Draft Rancangan Awal RPJM Daerah Kabupaten Lampung Selatan, bertempat di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat, Senin (26/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM bersama jajaran pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan senam kesegaran jasmani yang rutin dilaksanakan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan, Jum’at (23/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM bersama jajaran pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan senam kesegaran jasmani yang rutin dilaksanakan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan, Jum’at (23/10). (befo-ziz/str)
Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM saat menyampaikan sambutan sekaligus melepas 200 masyarakat Lampung Selatan untuk mengikuti Wisata Rohani tahun 2015, bertempat di Aula Sebuku, Lamban Balak (Rumah Dinas Bupati), Selasa malam (20/10). (befo-ziz/man)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM didampingi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pengurus Provinsi Lampung Supriadi Alfian serta Ketua PWI Perwakilan Lampung Selatan Muslim Pranata memotong nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas renovasi Kantor PWI Perwakilan Lampung Selatan, Senin (19/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM didampingi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pengurus Provinsi Lampung Supriadi Alfian serta Ketua PWI Perwakilan Lampung Selatan Muslim Pranata memotong nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas renovasi Kantor PWI Perwakilan Lampung Selatan, Senin (19/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM memberikan penghargaan kepada Rudi Apriadi sebagai Tokoh Inspiratif Wartawan Lampung Selatan, pada acara Syukuran Kanotr PWI Perwakilan Lampung Selatan, Senin (19/10). (befo-ziz/str)

Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM foto bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pengurus Provinsi Lampung Supriadi Alfian, Ketua PWI Perwakilan Lampung Selatan Muslim Pranata beserta jajaran pengurus pada acara Syukuran Kantor PWI Perwakilan Lampung Selatan, Senin (19/10). (befo-ziz/str)

Calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3, Zainudin Hasan (kiri/batik) berdiri berduka menunggu jenazah, mantan walikota Bandar Lampung, dua periode, yang juga ayahanda ketua DPD Golkar Lampung, Alzier Dianis Thabranie, H. Muhammad Thabranie Daud. Zainudin merasa kehilangan atas wafatnya tokoh Nahdhatul Ulama ini. (befo-aris)

Calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3, Zainudin Hasan (batik) berdiri berduka dihadapan jenazah mantan walikota Bandar Lampung, dua periode, yang juga ayahanda ketua DPD Golkar Lampung, Alzier Dianis Thabranie, H. Muhammad Thabranie Daud. Zainudin merasa kehilangan atas wafatnya tokoh Nahdhatul Ulama ini. (befo-aris)

 Jenazah mantan walikota Bandar Lampung, dua periode, yang juga ayahanda ketua DPD Golkar Lampung, Alzier Dianis Thabranie, H. Muhammad Thabranie Daud diberangkatkan ke pemakaman. Tampak seorang polisi pamong praja membawa foto almarhum. (befo-aris)

Sekretaris Daerah Lampung Selatan Ir. Sutono, MM beserta jajaran melepas Tim Ekspedisi Kapsul Waktu menuju Merauke di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Jum’at (16/10/2015). (befo-man/str)

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Ir. H. Sutono, MM beserta seluruh jajaran di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan rutin melaksanakan senam kesegaran jasmani bersama, di Lapangan Korpri Pemkab setempat, Jum’at (16/10). (befo-ziz/str)

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Ir. H. Sutono, MM beserta seluruh jajaran di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan rutin melaksanakan senam kesegaran jasmani bersama, di Lapangan Korpri Pemkab setempat, Jum’at (16/10). (befo-ziz/str)

Pj. Bupati Lampung Selatan H. Kherlani SE, MM pada Paripurna Penetapan Program Legislasi Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2016 diruang sidang DPRD setempat, Selasa (13/10/2015). (befo-man/str)

Zainudin Hasan ditengah kerumunan pendukungnya mengangkat 3 jari sebagai simbol pemenangan calon yang berpasangan dengan Nanang Ermanto ini. Terik panas matahari tidak menghalangi calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3 ini menyapa dan bersilaturahmi dengan simpatisannya. (befo-aris munandar)

Zainudin Hasan ditengah kerumunan pendukungnya mengangkat 3 jari sebagai simbol pemenangan calon yang berpasangan dengan Nanang Ermanto ini. Terik panas matahari tidak menghalangi calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3 ini menyapa dan bersilaturahmi dengan simpatisannya. (befo-aris munandar)

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir. H. Sutono, MM beserta Plt. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Ahmad Saleh David Faranto, SH, MH menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas Siap Melayani dan Anti Korupsi secara simbolis oleh perwakilan camat, lurah dan kepala desa pada acara Sosialisasi Ombudsman RI dengan Tema “Standar Pelayanan Publik Masuk Desa”, yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (12/10). (befo-ziz/str)

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir. H. Sutono, MM menerima cinderamata dari Plt. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Ahmad Saleh David Faranto, SH, MH pada acara Sosialisasi Ombudsman RI dengan Tema “Standar Pelayanan Publik Masuk Desa”, yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (12/10). (befo-ziz/str)

Befo, KALIANDA - Calon bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, tetap menemui dan menyapa para pendukungnya, meski gerimis di malam hari ini turun membasahi bumi, Minggu (11/10).

Calon bupati nomor urut 3, seperti tidak memperdulikan keadaan alam disekitarnya. Ia terus berkeliling bersilaturahmi dengan masyarakat desa diberbagai pelosok kabupaten yang berjuluk Serambi Sumatera ini.

Satu keinginan putra daerah Lampung Selatan ini, yaitu memberi perubahan yang lebih baik untuk kabupaten paling ujung barat Sumatera ini dengan memulai membangun dari desa. (aka)


Zainudin Hasan menyalami para pendukungnya yang telah menanti dibawah guyuran gerimis. (befo-aris munandar)

Zainudin Hasan (kanan) menyapa para pendukunya dibawah guyuran gerimis dibawah bintang-bintang. (befo-aris munandar)

Zainudin Hasan (tengah) berdoa bersama pendukungnya dibawah guyuran gerimis. (befo-aris munandar)




Calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3, Zainudin Hasan (kanan) siang malam bersosialisasi memperkenalkan diri, menyebarkan program untuk kemajuan Lampung Selatan, tanpa henti, kesemua pelosok desa, yang dekat maupun yang jauh, semua didatanginya. Dalam tiap kehadirannya ia selalu disambut gembir oleh warga. (befo-aka)

Calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3, Zainudin Hasan (kanan) siang malam bersosialisasi memperkenalkan diri, menyebarkan program untuk kemajuan Lampung Selatan, tanpa henti, kesemua pelosok desa, yang dekat maupun yang jauh, semua didatanginya. Dalam tiap kehadirannya ia selalu disambut gembir oleh warga. (befo-aka)

Calon bupati Lampung Selatan nomor urut 3, Zainudin Hasan (kanan) siang malam bersosialisasi memperkenalkan diri, menyebarkan program untuk kemajuan Lampung Selatan, tanpa henti, kesemua pelosok desa, yang dekat maupun yang jauh, semua didatanginya. Dalam tiap kehadirannya ia selalu disambut gembir oleh warga. (befo-aka)

Malam pun tiba, namun ini tidak mempengaruhi antusias warga Lampung Selatan, pendukung calon bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, untuk bertemu, bertegur sapa dan melihat lansung calon nomor urut 3 ini. Salam 3 jari pun, terus diacungkan tanda keberpihakan rakyat untuk Zainudin. (befo-aris munandar)

Mentor Relawan Zainudin Hasan bersama Nanang Ermanto (Zamane), Dwi Riyanto (kanan) memberi pemahaman tentang tata cara mencoblos yang benar kepada masyarakat desa. 3 Prinsip dasar yang digunakan Relawan ini, 1. Buka surat suara, 2. Perhatikan gambar para calon, dan yang ke-3, Coblos gambar calon. Menurut Dwi, pembelajaran cara mencoblos yang benar ini untuk menekan surat suara rusak atau tidak sah. (befo-dwi/str)


Mentor Relawan Zainudin Hasan bersama Nanang Ermanto (Zamane), Dwi Riyanto (kanan) memberi pemahaman tentang tata cara mencoblos yang benar kepada masyarakat desa. 3 Prinsip dasar yang digunakan Relawan ini, 1. Buka surat suara, 2. Perhatikan gambar para calon, dan yang ke-3, Coblos gambar calon. Menurut Dwi, pembelajaran cara mencoblos yang benar ini untuk menekan surat suara rusak atau tidak sah. (befo-dwi/str)

Mentor Relawan Zainudin Hasan bersama Nanang Ermanto (Zamane), Dwi Riyanto (kanan) memberi pemahaman tentang tata cara mencoblos yang benar kepada masyarakat desa. 3 Prinsip dasar yang digunakan Relawan ini, 1. Buka surat suara, 2. Perhatikan gambar para calon, dan yang ke-3, Coblos gambar calon. Menurut Dwi, pembelajaran cara mencoblos yang benar ini untuk menekan surat suara rusak atau tidak sah. (befo-dwi/str)

Mentor Relawan Zainudin Hasan bersama Nanang Ermanto (Zamane), Dwi Riyanto, memberi pemahaman tentang tata cara mencoblos yang benar kepada masyarakat desa. 3 Prinsip dasar yang digunakan Relawan ini, 1. Buka surat suara, 2. Perhatikan gambar para calon, dan yang ke-3, Coblos gambar calon. Menurut Dwi, pembelajaran cara mencoblos yang benar ini untuk menekan surat suara rusak atau tidak sah. (befo-dwi/str)