Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir

Befo, Palas - Ratusan hektar sawah di Palas terendam banjir. Areal terendam banjir tersebut berada di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. Puluhan rumah dan Ratusan hektar sawah terendam banjir akibat meluapnya air sungai dan hujan mengguyur wilayah tersebut. Jumat (20/02/15)

Menurut Suyono, Kepala Desa Pulau tengah, banjir kali ini lebih parah dibanding tahun sebelumnya, sebab banjir kali ini merambat sampai kerumah-rumah warga, kemumgkinan akan meluas dengan jumlah rumah yang terendam jika hujan turun mengguyur wilayah tersebut. Selain itu, meskipun desanya tidak diguyur hujan banjir tetap saja akan datang, karena disebabkan meluapnya sungai Way Sekampung yang melintas wilayah desa tersebut.

Sebelumnya banjir minggu lalu sudah menggenangi areal persawahan milik petani dalam bentuk tanaman berumur 30 hari, hingga luas 150 hektar. Karena air dari sungai Way Sekampung terus meluap, hingga saat ini air sudah menggenangi sawah hingga 200 hektar.

Desa Pulau Tengah sendiri sudah terkenal daerah yang rawan banjir di Kecamatan Palas. Bahkan hampir setiap musim penghujan tiba areal pemukiman penduduk dan areal persawahan desa tersebut terendam banjir. Akibat banjir tersebut, warga Desa Pulau Tengah yang mayoritas petani kini tidak bisa beraktifitas, sementara itu untuk mengisi waktu kosong sebagian petani mencari ikan.(sangga/aka)

Befo, Palas - Sejumlah warga Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, yang mayoritas petani hanya bisa menunggu surutnya air yang merendam lahan. (sangga/aka)

Befo, Palas - Tanggul irigasi dan sawah di Desa Pulau Tengah terbenam air akibat meluapnya air sungai Way Sekampug yang melintas wilayah tersebut. (sangga/aka)

Befo, Palas - Gubuk di tengah sawah yang biasanya digunakan petani untuk istirahat mulai terbenam air luapan sungai Way Sekampung. (sangga/aka)

Befo, Palas - Sawah di Desa Pulau Tengah terbenam air akibat meluapnya air sungai Way Sekampug yang melintas wilayah tersebut. Untuk mengisi waktu kosong, banjir tersebut dimanfaatkan oleh warga mencari ikan dengan cara dijala maupun pancing.

Befo, Palas - Tanaman padi milik petani warga Desa Pulau Tengah yang sudah memasuki umur 30 hari lenyap terendam banjir, hanya tersisa beberapa tanaman saja. (sangga/aka)

0 komentar:

Post a Comment