Tergiur Upah, Warga Aceh Bawa Narkotika Senilai 3,5 Milyar

Befo, Kalianda - Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Hengki, S.Ik (kiri) dan Kasat Narkoba, Iptu I Putu Suryawan, (kanan) memegang barang bukti 2 kilogram sabu-sabu senilai 3 Milyar rupiah. Narkotika golongan satu ini disita dari tangan seorang kurir asal Aceh yang tertangkap di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Senin (08/12). (sangga/aka)

Befo, Kalianda - Sebungkus sabu-sabu seberat 1 kilogram ini jika dirupiahkan senilai 1,5 milyar rupiah. Narkotika golongan satu ini disita dari tangan seorang kurir asal Aceh yang tertangkap di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Senin (08/12). (sangga/aka)

Befo, Kalianda - Belasan bungkus ekstasi sebanyak 1.500 butir, dibeber diatas meja, saat ekspose di Mapolres Lampung Selatan. Narkotika golongan satu ini diuangkan senilai 450 juta rupiah. Narkotika golongan satu ini disita dari tangan seorang kurir asal Aceh yang tertangkap di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Senin (08/12). (sangga/aka)

Befo, Kalianda - Dua orang tersangka kurir pembawa sabu-sabu dan ekstasi, duduk di ruang periksa Mapolres Lampung Selatan. Tersangka Kurir 2 kg sabu-sabu, Trah (kanan) dan tersangka kurir 1500 butir ekstasi, Banta, sedang menjalani pemeriksaan ini mengaku nekad menjadi pengantar narkotika karena tergiur upah yang besar. Trah dijanjikan mendapat upah 30 juta rupiah dan Banda, dijanjikan upah oleh pemilik ekstasi sebanyak 15 juta rupiah. (sangga/aka)

0 komentar:

Post a Comment