Musim Hujan Penjemur Ikan Merugi

Befo, Lampung Selatan - Memasuki musim hujan, pengelola ikan asin/teri rebus di Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Ibu Neni (45) mengalami penurunan omset, karena keringnya ikan lebih lama dari biasanya. Selasa, (18/11/14)

Jika kondisi normal, Neni mampu mengelola 4 kwintal sampai 3 ton. dan di waktu penjemuran hanya memerlukan waktu 5-6 jam, tapi di musim penghujan seperti ini bisa penjemuran ikan memakn waktu sampai 4 hari. Penjemur ikan akan merugi jika cuaca buruk, sebab di musim penghujan panas matahari kurang, kondiisnya ini mengakibatkan ikan menjadi bau, berubah warna, dan rusak.
Ibu Neni sebagai penjemur ikan/teri rebus, biasanya mengirim hasil ke Sidomulyo, Tanjung Bintang, dan Bahkan ke luar kota  Seperti Palembang, Cianjur, Karawang, dan Bandung. penghasilan perbulan rata-rata disaat normal mencapai Rp.2 Juta, bahkan mencapai Rp.5 Juta, namun dimusim seperti ini hanya Rp. 700 ribu.


Befo, Kalianda - Sejumlah penjemur ikan sedang memantau Lapak penjemuran ikan teri di desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Selasa (18/11/14). (sangga/aka)

Befo, Kalianda - Neni sedang memilah ikan asin yang dijemurnya, di lapak penjemuran ikan teri di desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Selasa (18/11/14). (sangga/aka) 


Befo, Kalianda - Neni sedang memilah ikan asin yang dijemurnya, di lapak penjemuran ikan teri di desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Selasa (18/11/14). (sangga/aka) 

0 komentar:

Post a Comment