HMI Kotabumi Tolak Kenaikan BBM

Befo, Kotabumi - Sekitar 50 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Lampung Utara (Lampura), menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM, yang dipusatkan di Tugu Payan Mas Kotabumi, Senin (24/11/2014).

Ada beberapa tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam aksi tersebut, yakni meminta Polres setempat untuk bersikap proaktif dalam melakukan penindakan bagi oknum yang membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan jeriken.
 
Selanjutnya, mereka meminta kepada DPRD Lampura untuk melakukan pengawasan terhadap perizinan pengecoran BBM dengan menggunakan jeriken, serta mendesak presiden Joko Widodo segera mencabut kebijakan penaikan harga BBM tidak sesuai dengan UU No 12 tahun 2014 tentang APBN-P, dan menuntut presiden untuk memberantas mafia migas yang terbukti menguasai jalur perdagangan migas Indonesia. (avan/aka)

Befo, Kotabumi - Aksi penolakan harga BBM yang dilakukan HMI cabang Lampura, diwarnai aksi pembakaran ban bekas oleh mahasiswa.

Dalam pernyataan sikap mereka, menjelaskan bahwa kenaikan BBM bersubsidi bukanlah langkah tepat untuk mengatasi permasalahan bangsa, dan membenahi wajah indonesia menjadi lebih baik. Dampak yang akan muncul justru efek mudorot, mulai dari persaingan yang tidak sehat dalam proses pengadaan BBM subsidi untuk rakyat.

Ada beberapa tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam aksi tersebut, yakni meminta Polres setempat untuk bersikap proaktif dalam melakukan penindakan bagi oknum yang membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan jeriken. 

Selanjutnya, mereka meminta kepada DPRD Lampura untuk melakukan pengawasan terhadap perizinan pengecoran BBM dengan menggunakan jeriken, serta mendesak presiden Joko Widodo segera mencabut kebijakan penaikan harga BBM tidak sesuai dengan UU No 12 tahun 2014 tentang APBN-P, dan menuntut presiden untuk memberantas mafia migas yang terbukti menguasai jalur perdagangan migas Indonesia. (avan/aka)

0 komentar:

Post a Comment