Harga Cabe Di Kalianda Naik 100 Persen

Befo, Lampung Selatan - Harga cabai di pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan, melonjak tinggi. Betapa tidak, cabai besar merah yang semula dijual dengan harga 30 ribu perkilogram, kini dijual dengan harga 60 ribu rupiah perkilogram. Tidak hanya cabe merah yang naik dua kali lipat, harga cabai rawit pun naik hampir 100 persen. Dimana sebelumnya dijual seharga 25 ribu perkilogram, naik menjadi 40 ribu rupiah perkilogram. Rabu (05/11/14).

Meroketnya harga cabai terjadi sejak sepekan terakhir. Diduga kenaikan ini dipicu oleh wacana harga BBM yang akan dinaikkan oleh pemerintah bulan ini. Selain itu kenaikan harga cabai ini juga akibat dari minimnya pasokan dari para petani lokal, maupun dari jawa. Minimnya pasokan cabai ini karena menurunnya hasil panen cabai ditengah musim kemarau.

Menurut salah seorang pengecer cabai di pasar Inpres Kalianda, Siti (50), untuk memenuhi permintaan konsumen, ia harus membeli cabai dari luar daerah, seperti, Tangerang, Banten, dengan harga yang jauh lebih mahal. (sangga/aka)

Befo, Lampung Selatan - Siti memperlihatkan cabai merah kritik di lapaknya yang ada di pasar Inpres Kalianda. (sangga/aka)

Befo, Lampung Selatan - Cabai merah kritik segar milik Siti, di lapaknya yang ada di pasar Inpres Kalianda. Cabai ini naik 100 persen dari hari biasanya. (sangga/aka)

Befo, Lampung Selatan - Cabai rawit segar milik Siti, di lapaknya yang ada di pasar Inpres Kalianda. Cabai ini naik 100 persen dari hari biasanya. (sangga/aka)

Befo, Lampung Selatan - Salah seorang pedagang cabai eceran, Siti (50) sedang melayani pembeli di lapaknya yang ada di pasar Inpres Kalianda. (sangga/aka)

0 komentar:

Post a Comment